Rabu, 27 November 2013

20 Kebiasaan Orang Tua yang Menghasilkan Perilaku Buruk Pada Anak

Artikel ini saya copas dari kaskus, dan saya rasa pas untuk menambah pengetahuan bagi calon orang tua dan orang tua. Cukup panjang memang, tapi bacalah hingga akhir dan semoga mendapat manfaat. Semoga kita semua dianugrahi anak yang cerdas, pintar dan membanggakan. Amin.



Kebiasaan 1
Raja yang tak pernah salah

Sewaktu anak kita masih kecil dan belajar jalan, tidak jarang tanpa sengaja menabrak kursi/meja. Lalu menangis. Umumnya yang dilakukan orang tua agar tangisan anak berhenti adalah dengan memukul kursi/meja, sambil mengatakan, “Siapa yang nakal ya? Ini sudah Papa/Mama pukul kursi/mejanya…sudah cup…cup…diem ya…” Akhirnya si anak pun terdiam.

Apa akibatnya?

Ketika proses pemukulan terhadap benda yang mereka tabrak terjadi, sebenarnya kita telah mengajarkan kepada anak bahwa ia tidak pernah bersalah. Yang salah orang/benda lain. Pemikiran ini akan terus terbawa hingga ia dewasa. Akibatnya setiap ia mengalami peristiwa dan terjadi kekeliruan, maka yang keliru atau salah adalah oranglain, dan dirinya selalu benar, sehingga yang pantas di hukum adalah orang lain yang tidak melakukan kesalahan.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Yaitu mengajari ia untuk bertanggung jawab atas apa yang terjadi; katakanlah padanya (sambil mengusap bagian yang menurutnya terasa sakit) :“Sayang, kamu terbentur ya. Sakit ya? Lain kali hati-hati ya, jalannya pelan-pelan saja dulu, supaya tidak membentur lagi.


Kebiasaan 2
Berbohong kecil dan sering

Pada saat kita terburu-buru pergi bekerja, anak kita meminta ikut. Apa yang kita lakukan? Apakah kita menjelaskannya dengan kalimat yang jujur? Atau kita lebih memilih berbohong dengan mengalihkan perhatian si kecil ke tempat lain, setelah itu kita buru-buru pergi? Atau kita mengatakan, “Papa hanya sebentar kok, hanya ke depan saja ya, sebentaaar saja ya, sayang.” Tapi ternyata, kita pulang malam.

Apa akibatnya?

Dari contoh diatas, jika kita berbohong ringan/bohong kecil, dapat mengakibatkan anak tidak percaya lagi dengan kita sebagai orang tua. Mereka tidak bisa membedakan pernyataan kita yang bisa dipercaya atau tidak, sehingga anak menganggap semua yang diucapkan orang tuanya adalah bohong dan mulai tidak menuruti segala perkataan kita. Awalnya, anak-anak kita adalah anak yang selalu mendengarkan kata-kata orang tuanya, karena mereka sepenuhnya percaya pada orang tuanya. Namun setelah anak beranjak besar mereka mulai tidak menurut. Tanpa sadar kita sebagai orang tua setiap hari sering membohongi anak untuk menghindari keinginannya.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Berkatalah jujur kepada anak. Ungkapkan dengan penuh kasih dan pengertian : Sayang, Papa mau pergi bekerja. Kamu tidak bisa ikut. Tapi kalo papa libur dan pergi ke kebun binatang, kamu bisa ikut. Hal ini memang membutuhkan waktu lebih untuk memberi pengertian kepada anak karena biasanya mereka menangis karena ia belum memahami keadaan mengapa orang tuanya harus selalu pergi di pagi hari. Kita perlu sabar dan beri pengertian kepada mereka secara terus menerus. Pastikan kita selalu jujur dalam mengatakan sesuatu.


Kebiasaan 3
Banyak mengancam

Pada saat kita melihat si Kakak sedang menggangu adiknya, kita sering mengatakan dengan berteriak dari tempat duduk kita, “Jangan ganggu adik, nanti papa/mama marah!”

Apa akibatnya?

Dari sisi anak pernyataan yang sifatnya melarang dan dilakukan dengan cara berteriak tanpa kita beranjak dari tempat duduk atau tanpa menghentikan aktifitas kita, bagi mereka itu sudah merupakan suatu ancaman. Terlebih ada kalimat tambahan “…nanti papa/mama marah.”

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Kita tidak perlu berteriak-teriak seperti itu. Cukup dekati si anak. Tatap matanya dengan lembut, namun perlihatkan bahwa ekspresi kita tidak senang dengan tindakan mereka, dan dipertegas dengan kata-kata, “Sayang, Papa/mama mohon supaya kamu boleh meminjamkan mainan ini kepada adikmu. Bila kamu tidak mau meminjamkannya, Papa/Mama akan menyimpan mainan ini dan kalian berdua tidak bisa bermain. Mainan akan Papa/Mama keluarkan, bila kamu mau meminjamkannya pada adikmu dan Papa/mama akan makin sayang sama kamu.” Tepati pernyataan kita itu dengan tindakan nyata.


Kebiasaan 4
Bicara tidak tepat sasaran

Pernahkah kita menghardik anak dengan kalimat seperti, “Papa/Mama tidak suka bila kamu begini atau begitu!” atau “Papa/Mama tidak mau melihat kamu berbuat seperti itu lagi!” Namun kita tidak menjelaskan secara rinci dan dengan baik, hal-hal yang kita inginkan.

Apa akibatnya?

Anak tidak mengerti apa yang diingini oleh orang tuanya, sehingga yang terserap oleh anak adalah hal-hal yang tidak disukai oleh orang tuanya, sehingga anak terus mencoba hal yang baru dan dari sekian banyak percobaan yang baru tersebut, ternyata selalu dikatakan salah oleh orang tuanya. Hal ini yang mengakibatkan mereka berbalik untuk dengan sengaja melakukan hal-hal yang tidak disukai orang tuanya dengan tujuan untuk membuat kesal orang tuanya karena tindakannya selalu salah dihadapan orang tuanya.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Sampaikanlah hal-hal yang kita inginkan secara intensif pada saat kita menegur mereka terhadap perilaku atau hal yang tidak kita sukai. Dan pada waktunya, ketika mereka sudah memahami dan melakukan segala hal yang kita inginkan, ucapkanlah terima kasih dengan tulus dan penuh sayang atas segala usahanya untuk berubah.


Kebiasaan 5
Menekankan pada hal-hal yang salah

Kita selaku orang tua sering mengeluhkan perilaku anak-anak kita yang tidak pernah akur dan selalu bertengkar. Apa yang kita lakukan? Melerai atau memarahi semua pihak. Lalu kita ingat-ingat lagi, apa yang kita lakukan bila mereka bermain dengan akur atau tidak bertengkar? Seringkali kita mendiamkan mereka bukan? Tidak menyapa mereka karena beranggapan tidak perlu dan mereka sudah bermain dengan baik dan tidak bertengkar.

Apa akibatnya?

Dengan menganggap tidak perlu itulah yang membuat mereka terpicu untuk kembali bertengkar, karena dengan bertengkar, mereka mendapat perhatian dari orang tuanya. Dengan mendiamkan mereka karena tidak bertengkar, membuat mereka juga tidak tahu bila kita senang dengan kerukunan itu.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Berilah pujian setiap kali mereka bermain dengan asyik dan rukun, setiap kali mereka berbagi di antara mereka dengan kalimat sederhana dan mudah dipahami, misalnya :”Nah, gitu dong kalau main. Yang rukun dan mau saling meminjamkan. Papa/Mama senang dan tambah sayang.” Lalu peluklah mereka sebagai ungkapan senang dan sayang.


Kebiasaan 6
Merendahkan diri sendiri

Bila anak anda terlalu asyik bermain play station sehingga mengalahkan jam belajar, apa yang anda lakukan? Mungkin kita sering mengatakan :”Ayo, matikan play station-mu itu. Awas ya, nanti dimarahi sama papa kalo pulang dari kerja.” Kita selalu menggunakan ancaman dengan figur yang ditakuti oleh si anak.

Apa akibatnya?

Dengan menggunakan ancaman, kita tidak sadar telah mengajarkan kepada anak bahwa mereka akan menurut jika mereka ditakut-takuti dahulu.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Siapkan aturan main sebelum kita bicara, setelah siap, dekati anak, tatap matanya, dan katakan dengan nada serius bahwa kita ingin ia berhenti bermain sekarang atau berikan pilihan, misal : “Sayang, Papa/Mama ingin kamu mandi. Kamu mau mandi sekarang atau lima menit lagi? Bila jawabannya, “lima menit lagi pa/ma.” Kita jawab kembali, “Baik, kita sepakat setelah lima menit, kamu mandi ya. Tapi jika tidak berhenti setelah lima menit, dengan terpaksa Papa/Mama simpan hingga lusa.” Setelah persis lima menit, dekati si anak, tatap matanya dan katakan sudah lima menit, tanpa kompromi dan tawar menawar lagi. Jika dia tidak menepati pilihannya, langsung laksanakan konsekuensinya segera.


Kebiasaan 7
Papa dan Mama tidak kompak

Seorang ibu meminta anaknya yang menonton televisi terus menerus untuk mengerjakan tugas sekolahnya, tapi pada saat yang bersamaan, si bapak membela si anak dengan mengatakan bahwa tidak masalah bila menonton televisi terus, dengan alasan supaya anaknya tidak stres.

Apa akibatnya?

Anak-anak pada umumnya belum dapat memahami nilai benar dan salah. Mereka lebih cepat menangkap rasa yang menyenangkan dan tidak menyenangkan bagi dirinya, sehingga si anak memberi nilai bahwa ibunya jahat dan bapaknya baik, akibatnya, setiap kali ibunya memberi perintah, ia akan mulai melawan dengan berlindung di balik pembelaan bapaknya. Perlahan tapi pasti, anak akan belajar untuk terus melawan terhadap ibunya. Demikian sebaliknya.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Untuk itu diperlukan peranan orang tua dalam mendidiknya. Peran itu bukan tugas ibu saja atau bapak saja, tapi keduanya. Ketika orang tua tidak kompak dalam mendidik anak-anaknya, maka anak tidak akan pernah menjadi lebih baik. Dihadapan anak, jangan sampai berbeda pendapat untuk hal-hal yang berhubungan langsung dengan persoalan mendidik anak. Apabila ada pandangan yang berbeda dalam mendidik anak, bicarakan hal ini secara pribadi dengan pasangan kita.


Kebiasaan 8
Campur tangan Kakek, Nenek, Tante atau pihak lain

Pada saat kita sebagai orang tua sudah berusaha untuk kompak satu sama lain dalam mendidik anak-anaknya, tiba-tiba ada pihak ke-3, yaitu kakek, nenek, om, tante atau pihak lain di luar keluarga inti, yang muncul dan cenderung membela si anak.

Apa akibatnya?

Bila dalam satu rumah terdapat pihak di luar keluarga inti yang ikut mendidik pada saat orang tua mendidik, anak akan cenderung berlindung di balik orang yang membelanya, anak juga cenderung melawan orang tuanya.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Pastikan dan yakinkan kepada siapa pun yang tinggal di rumah kita untuk memiliki kesepakatan dalam mendidik dan tidak ikut campur pada saat proses pendidikan sedang dilakukan oleh kita sebagai orang tua. Berikan pengertian sedemikian rupa dengan bahasa yang bisa diterima dengan baik oleh para pihak ke-3.


Kebiasaan 9
Menakuti anak

Pada saat anak kita menangis dan kita berusaha untuk menenangkannya, kita sering mengatakan kepada si anak :”Eh, kalo nangis terus nanti disuntik lho …” atau “Kalo kamu nangis terus, Papa/mama panggil pak satpam ya.” Anak akhirnya memang cenderung untuk berhenti menangis atau merengek dan menuruti kita.

Apa akibatnya?

Dengan pernyataan ancaman atau menakut-nakuti, sebenarnya kita telah menanamkan rasa tidak suka atau benci pada institusi atau pihak yang kita sebutkan. Anak akan tidak suka atau takut dengan figur dokter/satpam. Pernyataan mengancam/menakuti akan semakin dipahami anak sebagai kebohongan orang tua seiring perjalanan tumbuh kembang anak.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Berkatalah jujur dan berikan pengertian pada anak seperti kita memberi pengertian kepada orang dewasa karena sesungguhnya anak-anak juga mampu berpikir dewasa. Jika anak minta dibelikan permen katakan padanya akibat yang dapat ditimbulkan pada gigi dari pemanis buatan itu. Jika anak tetap memaksa, katakanlah dengan penuh pengertian dan tataplah matanya, “Kamu boleh menangis, tapi papa/mama tetap tidak akan membelikan permen.” Biarkan anak kita yang memaksa tadi menangis hingga diam dengan sendirinya.


Kebiasaan 10
Ucapan dan tindakan tidak sesuai

Ada sebagian orang tua yang menetapkan pola asuhnya dengan menggunakan cara memberi penghargaan dengan pujian atau bahkan hadiah untuk kebaikan yang dilakukan oleh anaknya. Contohnya “Jika kamu mau membersihkan tempat tidurmu, maka di akhir pekan papa/mama mengajakmu jalan-jalan”. Dan pada akhir pekan, ternyata kita tidak dapat memenuhi janjinya, sehingga anak kita menjadi marah.

Apa akibatnya?

Anak memiliki ingatan yang tajam terhadap suatu janji, jika kita tidak menepati janji, maka kita tidak dipercaya oleh anak dan selanjutnya, anak mulai tidak mau menuruti yang kita minta.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Jangan pernah mudah mengumbar janji pada anak dengan tujuan untuk merayunya, agar ia mau mengikuti permintaan kita. Pikirlah dahulu sebelum berjanji apakah kita benar-benar bisa memenuhi janji tersebut. Jika ada janji yang tidak bisa terpenuhi segeralah minta maaf, berikan alasan yang jujur dan minta dia untuk menentukan apa yang kita bisa lakukan bersama anak untuk mengganti janji itu.


Kebiasaan 11
Hadiah untuk perilaku buruk anak

Pada saat kita bersama anak berada di tempat umum, si anak minta dibelikan mainan. Lalu kita katakan tidak boleh. Si anak terus merengek dan rengekannya semakin kuat hingga menjadi teriakan dan ada gerakan perlawanan. Kita tetap mengatakan tidak boleh. Dan pada saat kita berada di antrian bayar kasir, dia merengek lagi dengan kekuatan penuh untuk membuat kita malu di depan umum. Dan akhirnya, tibalah saat yang dinantikan oleh anak dengan mendengar pernyataan dari kita sebagai orang tua : “Ya sudah, kamu ambil satu. Satu saja ya!”.

Apa akibatnya?

Saat kita memberi pernyataan, …”Ya sudah, kamu ambil satu.” … kita telah memberikan hadiah pada perilaku buruk yang dilakukannya. Dan sejak saat itu juga, anak mempelajari sesuatu bahwa untuk bisa mendapatkan sesuatu yang diinginkan maka dia harus membuat perlawanan yang cukup heboh di tempat yang “strategis”. Anak mempelajari bahwa apa pun permintaannya dapat dikabulkan bila melalui perlawanan yang gigih. Kejadian ini akan terus diulangi dan diuji-cobakan pada permintaan yang lain.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Tetaplah berlaku konsisten, tidak perlu malu atau takut dikatakan sebagai orang tua yang ‘tega’ atau ‘kikir’. Ingatlah selalu bahwa kita sedang mendidik anak. Sekali kita konsisten, anak tak akan pernah mencobanya lagi. Ingat sekali lagi : tetaplah KONSISTEN dan pantang menyerah! Apa pun alasannya, jangan pernah memberi hadiah pada perilaku buruk si anak.


Kebiasaan 12
Merasa bersalah karena tidak bisa memberikan yang terbaik

Dalam kehidupan saat ini, dimana sebagian besar orang tua banyak menghabiskan waktunya di kantor/ tempat kerja daripada bersama anaknya, menyebabkan banyak orang tua merasa bersalah atas situasi ini. Akibatnya para orang tua menyetujui perilaku buruk anaknya dengan ungkapan yang sering dilontarkan, “Biarlah dia seperti ini mungkin karena saya juga yang jarang bertemu dengannya…”

Apa akibatnya?

Semakin orang tua merasa bersalah terhadap keadaan, semakin banyak kita menyemai perilaku buruk anak kita. Semakin kita memaklumi perilaku buruk yang diperbuat anak, akan semakin sering ia melakukannya.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Apa pun yang bisa kita berikan secara benar pada anak kita adalah hal yang terbaik. Tiap keluarga memiliki masalah yang unik, tidak sama. Ada orang punya kelebihan pada aspek financial tapi miskin waktu bertemu dengan anak, sebaliknya ada yang punya banyak waktu bersama tapi kekurangan dari sisi ekonomi. Jadi yakinlah bahwa dalam kondisi apa pun kita tetap bisa memberikan yang terbaik. Jadi, jangan pernah memaklumkan hal-hal yang tidak baik. Lakukanlah pendekatan kualitas jika kita hanya punya sedikit waktu, gunakan waktu yang minim itu untuk bisa berbagi rasa sepenuhnya dengan anak kita. Menyisihkan waktu di antara sisa-sisa tenaga kita, memang tidak mudah. Tapi lakukanlah demi mereka dan keluarga kita, maka akan terbiasa.



Kebiasaan 13
Mudah menyerah dan pasrah


Pernahkah kita mengucapkan kata-kata : “Duh.. anak saya itu memang keras betul…saya tidak sanggup lagi untuk mengaturnya.” Atau “Biar sajalah, terserah apa maunya. Saya sudah tidak sanggup lagi untuk mendidiknya.”

Apa akibatnya?

Dalam kondisi kita sebagai orang tua tidak tegas dan mudah menyerah, si anak justru keras dan lebih tegas. Akibatnya dalam banyak hal, si anak jauh lebih dominan dan mengatur orang tuanya. Akibat lebih lanjut orang tua sulit mengendalikan perilaku anaknya dan cenderung pasrah.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Belajar dan berusahalah dengan keras untuk menjadi lebih tegas dalam mengambil keputusan, tingkatkan watak keteguhan hati dan pantang menyerah. Bila kita mudah menyerah, kepada siapa kita akan melimpahkan tugas kita ini dalam mendidik anak?


Kebiasaan 14
Marah yang berlebihan

Pernahkah kita memarahi anak kita karena melakukan kesalahan karena kelengahan kita menjaga mereka? Bahkan tidak jarang kita melakukan kekerasan fisik.

Apa akibatnya?

Sering kita menyamakan persepsi antara mendidik dan memarahi. Perlu diingat, memarahi adalah cara mendidik yang paling buruk. Pada saat memarahi anak, kita tidak sedang mendidik mereka, melainkan melampiaskan tumpukan kekesalan kita karena tidak bisa mengatasi masalah dengan baik dan merupakan upaya untuk melemparkan kesalahan pada anak kita. Dan setelah selesai marah kita akan menyesal dan cenderung tidak konsisten terhadap apa yang telah kita tetapkan. Rasa menyesal ini juga sering kita ganti dengan memberikan dispensasi atau membolehkan hal-hal yang sebelumnya kita larang. Bila hal ini terjadi, anak kita akan selalu berusaha memancing kemarahan kita, kemudian kita kembali menyesal dan si anak menikmati hasilnya.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Jangan pernah bicara pada saat marah! Pergilah menghindar hingga amarah reda. Setelah itu bicara “tegas” dan bukan berbicara “keras”. Bicara tegas adalah bicara dengan nada yang datar, dengan serius dan menatap wajah serta matanya dalam-dalam. Bicara tegas adalah bicara pada saat pikiran kita rasional. Sedangkan bicara keras adalah pada saat pikiran kita dikuasai emosi, sehingga kata-kata kita tidak bisa terkontrol. Anak yang dimarahi cenderung tidak bertambah baik, ia akan menimpali dengan kesalahan yang sama. Maka bertindaklah tegas jika kita ingin anak kita menjadi lebih baik.



Kebiasaan 15
Gengsi untuk menyapa


Kita pasti pernah mengalami bahwa kita telanjur marah besar terhadap anak, biasanya amarah terbawa selama berhari-hari, sehingga hubungan kita dengan anak menjadi renggang.

Apa akibatnya?

Akibat rasa kesal yang masih tersisa dan ditambah “gengsi”, kita enggan menyapa anak kita. Masing-masing pihak menunggu untuk memulai kembali hubungan yang normal.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?
Kita sebagai orang tua yang harus memulai saat anak mulai menunjukkan tanda-tanda perdamaian dan mengikuti keinginan kita, jangan tunda lagi, dan bukalah pembicaraan dengannya. Ajaklah kembali bicara seperti biasanya, jika perlu mintalah maaf atas apa yang telah terjadi diantara kita dan anak kita. Anak pun akan ikutan meminta maaf, sehingga tanpa disadari oleh si anak, dia akan merasa bahwa kita tidak suka pada sikap anak kita dan bukan pada pribadi anak kita.


Kebiasaan 16
Memaklumi yang tidak pada tempatnya

Kebanyakan orang tua bila melihat anak berperilaku usil dan suka mengganggu, cenderung mengatakan : “Ya, maklumlah namanya juga anak-anak…”

Apa akibatnya?

Karena kita selalu memaklumi tindakan keliru yang dilakukan oleh anak-anak, otomatis si anak berpikir bahwa perilakunya saat ini sudah benar, karena tidak ada teguran. Sehingga ia akan selalu mengulangi tindakan keliru atau buruk itu. Akan berdampak lebih buruk lagi, bila perilaku ini dipertahankan hingga ia dewasa.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Kita tidak perlu memaklumi suatu hal yang tidak perlu dimaklumi. Kita harus mendidik setiap anak tanpa kecuali dengan tegas (ingat : bukan keras) sejak usia 2 tahun. Semakin dini usianya, semakin mudah untuk diajak kerja sama. Ia akan mau diajak bekerja sama selama kita selalu mengajaknya berdialog dari hati ke hati, tegas dan konsisten. Tidak perlu menunggu hingga usianya beranjak dewasa. Semakin bertambah usia, semakin tinggi tingkat kesulitan untuk mengubah perilaku buruknya.


Kebiasaan 17
Penggunaan istilah yang tidak jelas maksudnya

Seberapa sering kita sebagai orang tua mengungkapkan pernyataan seperti, “Awas ya, kalau kamu ikut Papa/mama, tidak boleh nakal!” atau “Awas, kalo mau ikut Papa/mama jangan macam-macam ya”.

Apa akibatnya?

Kita sering menggunakan istilah-istilah yang tidak memiliki maksud yang jelas seperti istilah “nakal” atau “jangan macam-macam”. Istilah ini akan membingungkan anak kita. Dalam benak mereka bertanya apa yang dimaksud dengan nakal, tingkah laku seperti apa yang masuk dalam kategori nakal, dan perilaku apa yang masuk kategori macam-macam. Selain bingung, anak juga akan menebak-nebak arti dari istilah nakal atau macam-macam. Sehingga, mereka mencoba-coba untuk mengetahui perilaku yang masuk kategori nakal atau macam-macam itu.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Bicaralah dengan jelas dan spesifik, misalnya, “Sayang, bila kamu ingin ikut Papa/mama, kamu tidak boleh minta mainan, permen dan tidak boleh berteriak di kasir seperti minggu lalu ya”. Sehingga anak jelas memahami keinginan kita dan berusaha memenuhinya. Jangan lupa untuk menetapkan kesepakatan bersama apa konsekuensinya jika hal itu dilanggar.



Kebiasaan 18
Mengharap perubahan instan


Ketika anak terlambat bangun, tidak membereskan tempat tidur atau sulit dimandikan, kita ingin bahwa anak kita berubah total dalam jangka waktu sehari.

Apa akibatnya?

Karena terbiasa hidup dalam budaya “instan” seperti mie instan, susu instan, the instan, sehingga setiap anak berbuat salah, kita sering ingin sebuah perubahan yang instan juga. Apabila kita sering memaksakan perubahan pada anak kita dalam waktu singkat tanpa tahapan yang wajar, kemungkinan besar anak sulit memenuhinya. Dan ketika ia gagal dalam memnuhi keinginan kita, ia akan frustasi dan tidak yakin bisa melakukannya lagi. Akibatnya ia memilih untuk melakukan perlawanan seperti banyak memberi alasan, acuh tak acuh atau marah-marah.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Jika kita mengharapkan perubahan kebiasaan pada anak, berikanlah waktu untuk tahapan-tahapan perubahan yang rasional untuk bisa dicapainya. Hindari target perubahan yang tidak mungkin bisa dicapainya. Bila mungkin ajak ia melakukan perubahan dari hal yang paling mudah. Biarkan ia memilih hal yang paling mudah menurutnya uantuk diubah. Jika ia berhasil, itu akan memotivasi anak untuk melakukan perubahan lainnya yang lebih sulit. Puji dan jika perlu dirayakan setiap perubahan yang berhasil dilakukannya, sekecil dan sesederhana apa pun perubahan tersebut. Ini untuk menunjukkan betapa seriusnya perhatian kita terhadap usaha yang telah dilakukannya. Pusatkan pujian kita pada usaha kerasnya dan jangan memusatkan pada hasilnya yang kadang-kadang kurang memuaskan kita.


Kebiasaan 19
Pendengar yang buruk

Suatu hari anak kita pulang terlambat, seharusnya siang ternyata baru pulang sore hari. Kita tidak mendapat keterangn apa pun darinya dan kita merasa kesal menunggu, sekaligus juga khawatir. Lalu pada saat anak kita sampai dan masih lelah, kita langsung menyambutnya dengan serentetan pertanyaan dan omelan. Bahkan setiap anak hendak bicara, kita selalu memotongnya. Akibatnya ia malah tidak mau bicara dan marah pada kita.

Apa akibatnya?

Pada saat seperti itu, yang sangat dibutuhkan oleh seorang anak adalah ingin didengarkan dan ingin diperhatikan. Padahal keterlambatannya ternyata disebabkan adanya tugas mendadak dari sekolah. Ketika anak tidak mendapat kesempatan untuk berbicara, ia merasa tidak dihargai dan akhirnya dia juga berbalik untuk tidak mau mendengarkan kata-kata kita.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Mulai saat ini jadilah pendengar yang baik. Perhatikan setiap ucapan ceritanya, sehingga kita mengetahui permasalahan secara utuh dan benar. Cukup dengarkan dahulu dengan memberi tanggapan antusias dan empati. Tahanlah untuk tidak berkomentar apa pun sampai anak kita mengatakan, “Menurut Papa/mama bagaimana?”. Ingatlah pesan yang disampaikan oleh Tuhan melalui anggota tubuh kita, yaitu Tuhan memberi kita 2 telinga dan 1 mulut, yang artinya Tuhan menghendaki kita 2 kali mendengarkan dan 1 kali berbicara. Dan jangan dibalik.


Kebiasaan 20
Selalu menuruti permintaan anak

Apakah anak kita adalah anak semata wayang? Atau anak laki-laki yang ditunggu-tunggu dari beberapa anak perempuan kakak-kakaknya? Atau mungkin anak yang sudah 10 tahun ditunggu-tunggu baru kita dapatkan? Fenomena ini seringkali menjadikan orang tua teramat sayang pada anaknya, sehingga setiap kemauan anak selalu dituruti.

Apa akibatnya?

Seperti seorang raja kecil, semakin hari tuntutannya semakin aneh-aneh dan kuat. Jika ini sudah menjadi kebiasaan maka kita akan sulit sekali membendungnya. Anak yang dididik dengan cara ini akan menjadi anak yang super egois, tidak kenal toleransi dan tidak bisa bersosialisasi.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?

Betapapun sayangnya kita pada anak jangan pernah memberlakukan pola asuh seperti ini. Rasa sayang tidak harus ditunjukkan dengan menuruti segala kemauannya. Jika kita benarsayang, maka kita harus mengajarinya tentang nilai baik dan buruk, yang benar dan salah, yang boleh dan tidak boleh dilakukan.Kita harus menerapkan pola asuh sesuai tipologi sifat dasarnya. Jika tidak, rasa sayang kita akan “kebablasan” dan menjadikannya anak yang “semau gue” atau egois/manja.

Rabu, 06 November 2013

Peta KRL Commuter Line Jabodetabek

Bagi teman-teman yang hendak mencoba transportasi Kereta Api Listrik / KRL Commuter Line Jabodetabek, berikut adalah gambar resmi rute peta KRL Commuter Line versi tahun 2013.


Maestro Intermezzo - Peta KRL Commuter Line
Peta KRL Commuter Line

Untuk melihat gambar lebih jelas dan 100% lebih besar silahkan klik disini.



Selasa, 06 Agustus 2013

Daftar Saham LQ45 periode Agustus 2013 - Januari 2014

Daftar Saham Indeks LQ45 periode Agustus 2013 - Januari 2014

Sesuai Pengumuman Bursa Efek Indonesia No. Peng-00476/BEI.PSH/07-2013 tanggal 26 Juli 2013 mengenai Saham yang Masuk dan Keluar dalam Perhitungan Indeks LQ45.

Adapun daftar saham yang masuk dalam Penghitungan Indeks LQ45 periode Agustus 2013 - Januari 2014 adalah sebagai berikut:

http://maestro-intermezzo.blogspot.com/2013/08/daftar-saham-lq45-periode-agustus-2013.html

Adapun daftar saham yang keluar dari Penghitungan Indeks LQ45 adalah sebagai berikut: 

http://maestro-intermezzo.blogspot.com/2013/08/daftar-saham-lq45-periode-agustus-2013.html

Senin, 29 Juli 2013

BELI MASA AKTIF KARTU INDOSAT IM3

BELI MASA AKTIF KARTU INDOSAT IM3

Sisa pulsa anda masih banyak? sebentar lagi memasuki masa tenggang? Atau sudah memasuki masa tenggang?

Bagi pengguna Indosat IM3, untuk beli masa aktif dapat dilakukan dengan mudah. Caranya adalah sbb:

Beli masa aktif 3 hari, biaya Rp.2.000,-
KETIK SMS: aktif3
KIRIM KE: 555

Beli masa aktif 14 hari, biaya Rp.5.000,-
KETIK SMS: aktif14
KIRIM KE: 555

Beli masa aktif 30 hari, biaya Rp.10.000,-
KETIK SMS: aktif30
KIRIM KE: 555

Nanti anda akan mendapat balasan "Selamat Anda mendapatkan tambahan masa aktif 30 hari. Masa aktif anda s.d 01 Jan 2020 Jam 23:59." dan tentunya sisa pulsa anda sudah berkurang sesuai paket yang anda pilih.


Catatan:
Pastikan pada saat mengetik SMS, tidak ada spasi antara kata aktif dan jumlah hari.

Informasi lebih detail dapat menghubungi CS Indosat dinomor 100 dari HP anda.

Oh iya, saya belum tahu apakah cara ini dapat diterapkan di Indosat Mentari. Mungkin ada yang mau mencobanya?

Senin, 08 Juli 2013

Lingkar Kepala Bayi dan Balita Normal versi WHO

Setelah sekian waktu tidak melakukan penulisan artikel karena kesibukan pekerjaan, kali ini saya ingin berbagi informasi mengenai ukuran lingkar kepala bayi dan balita normal, yang bersumber dari WHO yang merupakan organisasi kesehatan dunia.

Ukuran lingkar kepala bayi dan balita berbeda sesuai jenis kelaminnya. Saya tampilkan dalam bentuk gambar grafik adalah untuk usia 0 hingga 24 bulan (2 tahun). Sedangkan dalam bentuk gambar tabel adalah untuk usia 0 hingga 60 bulan (5 tahun).

Untuk garis maupun tabel, yang berwarna hijau adalah nilai rata-rata dalam satuan centimeter. Waspada jika lingkar kepala jauh dibawah atau jauh diatas dari garis atau tabel referensi yang berwana hijau. Segera konsultasikan bayi dan balita Anda ke dokter spesialis anak untuk informasi lebih lanjut.

1. Grafik Lingkar Kepala Bayi Laki-Laki (Usia 0 - 24 bulan)

2. Grafik Lingkar Kepala Bayi Perempuan (Usia 0 - 24 bulan)

3. Tabel Lingkar Kepala Balita Laki-Laki (Usia 0 - 60 bulan)

4. Tabel Lingkar Kepala Balita Perempuan (Usia 0 - 60 bulan)

Minggu, 14 April 2013

Perbandingan Tarif Roaming Telepon Saat Umroh Haji

Berikut ini perbadingan tarif telepon prabayar (tarif Umroh bila tersedia) untuk panggilan internasional (International Roaming) saat Umroh Haji berdasar keterangan dari masing-masing website provider telekomunikasi yang bersangkutan pada tanggal 14/04/2013.

Untuk Operator Indonesia: Indosat, Telkomsel, XL
Untuk Operator Saudi Arabia: STC, Mobily


Klik pada gambar/tabel untuk memperbesar tampilan


INDOSAT
Maestro Intermezzo Perbandingan Tarif Roaming Telepon Saat Umroh Haji
Maestro Intermezzo Perbandingan Tarif Roaming Telepon Saat Umroh Haji

TELKOMSEL
Maestro Intermezzo Perbandingan Tarif Roaming Telepon Saat Umroh Haji
Maestro Intermezzo Perbandingan Tarif Roaming Telepon Saat Umroh Haji

XL
Maestro Intermezzo Perbandingan Tarif Roaming Telepon Saat Umroh Haji
Maestro Intermezzo Perbandingan Tarif Roaming Telepon Saat Umroh Haji


STC
Maestro Intermezzo Perbandingan Tarif Roaming Telepon Saat Umroh Haji
Maestro Intermezzo Perbandingan Tarif Roaming Telepon Saat Umroh Haji

Kurs 1 Saudi Real = Rp.2.700,-


MOBILY
Maestro Intermezzo Perbandingan Tarif Roaming Telepon Saat Umroh Haji
Maestro Intermezzo Perbandingan Tarif Roaming Telepon Saat Umroh Haji

Kurs 1 Saudi Real = Rp.2.700,-

>> Cek perlengkapan yang harus dibawa untuk Umrah di sini <<


Perlengkapan yang Dibawa Saat Umrah

Allahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik inna al hamda wa an ni'mata laka wa al mulk la syarika laka.

Alhamdulillah, saya mendapat kesempatan berkunjung ke Baitullah untuk melakukan Ibadah Umrah dan ziarah melalui  NRA Tour & Travel pada periode 03-11 April 2013. Umrah saat ini adalah pilihan yang terbaik, mengingat masa tunggu antrian untuk menunaikan Haji reguler saat ini sudah mencapai 9-10 tahun. Sedangkan untuk Haji plus masa tunggu sudah mencapai 5 tahun. Antrian yang cukup lama membuat sebagian besar orang memutuskan untuk melakukan Umrah terlebih dahulu. Terlebih dari tahun ke tahunnya untuk biaya Umrah selalu naik. Ada yang hanya belasan juta rupiah hingga dua puluh-tiga puluh juta rupiah per orangnya. Perbedaan harga ini dikarenakan perbedaan penerbangan dan juga waktu keberangkatan, seperti Lion Air, Garuda Indonesia, Saudia Arabia Airlines, Etihad Airways, dsb. Untuk penerbangan Lion Air dan Garuda Indonesia, dari Cengkareng langsung menuju ke Jeddah tanpa transit (pp). Sedangkan penerbangan asing, biasanya melakukan 1 kali transit ke negaranya terlebih dahulu.

Berapa lama sih penerbangannya? Untuk penerbangan langsung (tanpa transit) seperti Lion Air dan Garuda Indonesia, biasanya sekitar 9-10 jam saja, tergantung cuaca dan kecepatan pesawat selama penerbangan. Perbedaan waktu antara Jakarta dengan Jeddah adalah 4 jam. Waktu di Jeddah (KSA) 4 jam lebih lambat dibandingkan waktu Jakarta (WIB).

Sebagai contoh, dari Jakarta ke Jeddah saya terbang pukul 11:10 WIB, mendarat di Jeddah hari yang sama pukul 16:15 KSA atau pukul 20:15 WIB (09 jam 5 menit). Dari Jeddah ke Jakarta saya terbang pukul 18:30 KSA, mendarat di Jakarta esok hari pukul 07:40 WIB atau pukul 03:40 KSA (09 jam 10 menit). Waktu tersebut adalah jam take off dan landing. Belum termasuk proses antrian keluar-masuk pesawat, pemeriksaan check-in, pemeriksaan paspor, pengambilan bagasi. Keseluruhan proses ini dapat menghabiskan waktu 1 - 2 jam.




Bagi yang baru pertama kali akan melakukan Umrah, tentu akan dibingungkan dengan berbagai perlengkapan yang harus dibawa. Berikut ini saya mencoba menjabarkan perlengkapan apa saja yang harus dibawa saat Umrah, beserta tips ala Maestro Intermezzo dan tentu saja dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.


Persiapan Sebelum Umrah
 
Sebelum melakukan Umrah, sebaiknya kita mempersiapkan fisik dengan sebaik-baiknya. Beberapa point menurut saya yang perlu diperhatikan:
  • Pastikan masa berlaku Paspor masih tersisa lebih dari 3 bulan dari tanggal keberangkatan. Bila belum memiliki Paspor, persiapkan 1 (satu) bulan sebelum tanggal keberangkatan yang diinginkan. Untuk kepengurusan Paspor menghabiskan biaya tidak sampai Rp.300.000,- dapat diselesaikan dalam waktu maksimal 2 minggu (normal), sedangkan bila melalui biro jasa dapat diselesaikan 1 hingga 3 hari dengan biaya berlipat antara Rp.800.000,- sampai 1.500.000,-
  • Pastikan nama pada Paspor telah terdiri dari 3 (tiga) suku kata. Apabila nama Anda hanya terdiri dari satu suku kata (Agus) atau dua suku kata (Agus Supriyanto), maka harus dilakukan penambahan (perubahan) nama/endorsement menjadi minimal 3 (tiga) suku kata. Tambahkan nama ayah kandung. Seperti saya melakukan penambahan nama/endorsement di Imigrasi menjadi Agus Supriyanto Sumoro. Kalau tidak salah biayanya Rp.0,- alias gratis. Paspor tetap menggunakan Paspor yang sudah ada, hanya saja dihalaman pengesahan di stempel endorsement dan dicetak nama tambahan (perubahan).
  • Vaksinasi Meningitis/Kartu Kuning harus dilakukan selambatnya 2 minggu sebelum berangkat Umrah, agar vaksin dapat bekerja dengan optimal. Vaksin Meningitis ini efektif selama 2 tahun. Jadi kalau tahun depan mau Umrah/Haji, sudah tidak perlu vaksin ulang.
  • Vaksinasi Influensa juga dapat dilakukan untuk menunjang daya tahan tubuh (tidak wajib/opsional). Vaksin ini efektif dalam tubuh sekitar 1 tahun.
  • Uang Tunai dibawa secukupnya. Baik Rupiah maupun SAR. Untuk jumlah disesuaikan dengan kemampuan. Ada yang merasa cukup membawa 500 SAR (Saudi Arabia Real), ada yang sampai ribuan SAR. Tidak perlu menukarkan uang SAR sampai recehan/nominal terkecil. Toh apabila berbelanja disana pasti ada kembaliannya. Kalaupun kehabisan uang SAR, disana juga tersedia penukaran. Bahkan beberapa toko menerima pembayaran dalam mata uang Rupiah! Sediakan anggaran dana untuk memberikan tips kepada pemandu disana, mencicipi jajanan di sekitar tempat menginap, atau membeli Al Qur'an di percetakan Al Qur'an Madinah (untuk oleh-oleh ataupun di wakafkan di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram). Oh iya, beli Al Qur'an langsung di Percetakan Al Qur'an Madinah, jangan di toko sekitar Masjid. Selain harga lebih mahal, yang dijual murah bukan cetakan dari Percetakan Al Qur'an Madinah dan tidak dapat di wakafkan ke Masjid Nabawi dan Masjidil Haram). Percetakan Al Qur'an Madinah memiliki kualitas kertas dan tinta terbaik, sehingga hasil cetaknya tajam dan jelas.
  • Olahraga teratur, mengingat aktivitas Umrah adalah aktivitas yang cukup menguras energi, apalagi aktivitas ibadah diganjar pahala 1000 kali lebih baik dibandingkan di Tanah Air. Sesorang yang jarang ke Masjid sekalipun, InsyaAllah akan lebih sering ke Masjid selama di sana. Aktivitas ibadah Sholat-Baca Al-Quran dan Sholawat, berdiam diri di Masjid, merupakan ladang pahala bagi umat Muslim. Maka persiapkanlah diri Anda dengan berolahraga secara tertatur berupa senam kebugaran dan berjalan kaki setidaknya sebulan sebelum keberangkatan. Secukupnya saja, tidak usah berlebihan, nantinya malah sakit karena kelelahan menjelang berangkat Umrah. 
  • Tidur malam secukupnya, seminggu sebelum keberangkatan pastikan tidur malam berada dalam rentang 6-8 jam. Kurangi pekerjaan yang mengharuskan lembur sampai larut malam. Tidak begadang yang tidak jelas seperti nonton TV atau keluyuran di luar rumah adalah pilihan bijaksana :) Kurang istirahat dapat menyebabkan tensi darah tinggi.
  • Makan makanan bergizi ditambah suplemen tambahan apabila diperlukan agar kondisi tubuh selalu dalam keadaan prima.
  • Baca buku panduan yang diberikan pihak Travel. Biasanya telah disusun secara urut dan sistematis. Namun apabila tidak mengerti, tidak perlu pusing. Selama kegiatan ibadah Umrah, biasanya pihak travel telah menyiapkan Pemandu/Ustadz yang akan menuntun Peserta Umrah dari Tata Cara Ibadah hingga pembacaan niat dan doa bersama-sama. Jadi tidak perlu pusing apabila tidak hapal. Baca saja.
  • Datangi acara Manasik yang diselenggarakan oleh pihak Travel, biasanya acara Manasik diselenggarakan antara H-7 hingga H-1 sebelum keberangkatan. Ajukanlah pertanyaan-pertanyaan apabila terdapat hal yang tidak dimengerti sewaktu acara Manasik.


Waktu Tepat Untuk Umrah

Mengenai waktu yang tepat untuk Umrah, lihat terlebih dahulu apakah cuaca di Mekkah dan Madinah sedang musim panas atau sedang musim dingin. Karena akan sangat mempengaruhi perlengkapan yang harus dibawa. Lokasi sebagian besar merupakan gurun, sehingga cuaca dapat menjadi ekstrim panas dan ekstrim dingin dengan perbedaan suhu yang sangat mencolok antara siang dan malam hari. Tingkat kelembaban udara sangat rendah.

  • Bulan Maret-Mei merupakan waktu yang paling nyaman untuk Umrah. Pada bulan-bulan ini suhu udara terhitung nyaman untuk beribadah bagi kita yang tinggal di Indonesia. Untuk di kota Mekkah saat kemarin saya melakukan Umrah, pada layar informasi di dinding Zamzam Tower seberang Masjidil Haram, suhu siang hari berkisar 34-35 derajat Celcius dan malam hari sekitar 22-25 derajat Celcius. Hembusan angin gurun juga menambah dinginnya malam, apalagi setelah mengambil air wudhu. Badan saya sempat menggigil saat mampir sholat Isya di pertengahan perjalanan dari Jeddah ke Madinah.
  • Bulan Juni-Oktober merupakan musim panas, suhu siang hari dapat mencapai 51-55 derajat Celcius. Pada cuaca sepanas itu, menurut tour guide biasanya sekolah-sekolah diliburkan. Siapkanlah beberapa handuk kecil untuk dibasahi dengan air, untuk diletakkan di atas kepala mengurangi dehidrasi. Beberapa orang mengalami pendarahan di hidung/mimisan karena kering. Payung atau topi dapat digunakan apabila sedang melakukan ziarah keliling kota.
  • Bulan November-Februari merupakan musim dingin, suhu dapat mencapai 2-8 derajat Celcius pada malam hari. Bahkan di daerah Tabuk, sempat turun salju.


Perlengkapan Umrah

Disarankan jangan membawa terlalu banyak perlengkapan pribadi agar selama ibadah kita merasa nyaman dan tidak perlu direpotkan beratnya koper/bagasi. Sewaktu kepulangan, pasti Anda akan membeli beberapa macam oleh-oleh yang secara otomatis membutuhkan ruang kosong tempat penyimpanan dan air zam-zam yang cukup berat. Perlengkapan yang harus dibawa saya kelompokkan menjadi 3 bagian, yakni:
  • Pelengkapan Langsung Pakai di Tubuh
  • Perlengkapan pada Koper Besar / Bagasi [Laki-laki] dan [Perempuan]
  • Perlengkapan pada Koper Kecil / Cabin

Perlengkapan Langsung Pakai di Tubuh
  • Sandal jepit. Baik pria atau wanita, cukup menggunakan sandal jepit/sepatu sandal. Dapat dipergunakan dari keberangkatan hingga kembali. Boleh juga sandal jepit macam yang dijual bebas di toko, ataupun sandal jepit yang bermerek luar. Apapun sandalnya, yang penting nyaman dikaki. Hindari sandal yang menutupi mata kaki. Cukup satu saja. Pada saat tawaf dan sai tidak menggunakan sandal, kecuali wanita menggunakan kaus kaki.
  • Tas Pinggang. Dapat digunakan untuk menyimpan untuk menyimpan paspor, dompet, uang, handphone dan kamera pocket. Siapkanlah kertas 2-3 lembar dan pulpen untuk mencatat. Misalnya mencatat kamar dan nama hotel tempat menginap, tempat bertemu dengan rombongan, tempat makan, acara waktu ziarah bersama rombongan. Tas pinggang dapat dikenakan sewaktu sholat, untuk keamanan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

  • Telepon. Untuk penghematan, gunakan kartu GSM operator yang menawarkan tarif Roaming Internasional khusus Umrah. Biasanya dibagi menjadi dua tarif roaming, yakni Roaming Telepon dan Roaming Data.

    • Roaming Telepon adalah tarif yang dikenakan untuk melakukan panggilan dan menerima panggilan, termasuk SMS.
    • Roaming Data adalah tarif yang dikenakan untuk melakukan koneksi internet/GPRS melalui browser di telepon ataupun akses data bagi pengguna SmartPhone seperti Android, BlackBerry dan Tablet.
    Saya menyarankan tidak perlu mengaktifkan fitur Roaming Data apabila tidak penting. Ingat Ibadah Umrah adalah yang utama, bukan untuk update status via media sosial seperti Facebook/Twitter/Foursquare/Path/Instagram ataupun Blackberry. Anda akan direpotkan oleh banyaknya mention titipan doa dari teman-teman Anda dan oleh-oleh khas Tanah Suci tentunya :)
    Untuk detail dapat dicek di masing-masing website operator/provider GSM yang ada di Tanah Air. Atau lihat perbandingan tarif roaming antar operator untuk kenyamanan komunikasi selama Umrah silahkan klik disini.
    Bagi yang tidak mau repot dengan masalah isi pulsa maupun setting khusus untuk mendapatkan telepon murah ke Tanah Air, di bandara King Abdul Aziz Jeddah ada yang menawarkan kartu perdana lokal seharga 50 real (sekitar 135 ribu) dengan pulsa 40 real (108 ribu). Bisa digunakan langsung untuk akses internet di Tablet ataupun Smartphone Anda. Di pinggir jalan sekitar hotel atau kaki lima di sekitar Masjid di Mekkah maupun Madinah juga ada yang menjual kartu perdana dan pulsanya.

    Perbandingan tarif roaming antar operator untuk kenyamanan komunikasi selama Umrah silahkan klik disini.


    Tips penting ala Maestro Intermezzo seputar penggunaan Telepon GSM dari provider Tanah Air (Indosat/Telkomsel/XL/dll):
    • Saat menggunakan Telepon GSM provider Tanah Air, menerima panggilan telepon akan mengurangi pulsa selama di Tanah Suci. Biaya menerima panggilan telepon promo Umrah saat ini berkisar Rp.3.000,- sampai Rp.15.000,- (per menit, tergantung operator GSM yang digunakan).
    • Perhitungan tarif telepon biasanya berdasarkan pembulatan keatas per satuan menit. Penggunaan telepon 15 detik pun akan dikenakan tarif berbicara selama 1 menit. Biaya telepon/melakukan panggilan ke Indonesia promo Umrah saat ini berkisar Rp.3.500,- sampai Rp.15.000,- (per menit, tergantung operator GSM yang digunakan).
    • Komunikasi dengan keluarga cukup melalui SMS, kecuali ada hal penting yang harus disampaikan melalui pembicaraan telepon. Gunakan pulsa secara bijak. Biaya kirim SMS ke Indonesia saat ini berkisar Rp.500,- sampai Rp.7.500,- per SMS (160 karakter), tergantung operator.
    • Menerima SMS saat artikel ini ditulis adalah gratis untuk operator Indosat/Telkomsel/XL.
    • Gunakan kartu perdana baru, agar tidak terganggu SMS penawaran kartu kredit/pinjaman tanpa agunan/asuransi/penawaran lainnya
    • Gunakan kartu perdana baru, agar tidak terganggu telepon dari telesales marketing kartu kredit/pinjaman tanpa agunan/asuransi/penawaran lainnya. Ingat menerima telepon mengurangi pulsa Anda! Baca tips pertama.
    • Bawa voucher isi ulang fisik, setidaknya nominal Rp.100.000,- sebanyak beberapa lembar voucher, disesuikan kebutuhan komunikasi Anda. Kalaupun tidak digunakan, masih dapat dijual kembali setibanya di Indonesia :)
    • Mau lebih irit, beli kartu perdana di sana seperti STC ataupun Mobily.
    • Jangan lupa, ubah nomor telepon dari daftar kontak Anda yang sebelumnya hanya tersimpan 0812xxxxxxxx menjadi +62812xxxxxxxx (hilangkan angka 0 menjadi +62). 0856xxxxxxxx menjadi +62856xxxxxxxx (hilangkan angka 0 menjadi +62). Atau telepon rumah 021575xxxx menjadi +621575xxxx (hilangkan angka 0 menjadi +62). Jika tidak diubah sesuai standar internasional, maka panggilan telepon dan pengiriman pesan singkat tidak dapat dilakukan.

    Teliti tarif roaming antar operator selama Umrah, silahkan klik disini


Perlengkapan pada Koper Besar / Bagasi

[LAKI-LAKI]

Adapun perlengkapan yang harus dibawa untuk laki-laki adalah sebagai berikut:

  • Kain Ihram cukup 1 Set (Bisa digunakan 2-3 kali Umrah selama tidak kotor/terkena najis)
  • Tas Sandal bila ada atau plastik kresek untuk membungkus sandal ke dalam Masjid.

    Untuk di Masjidil Haram/Mekkah telah disediakan plastik bening untuk membungkus sandal di dekat pintu masuk. Rak sandal/sepatu juga tersedia di dalam dan tengah Masjid, namun terbatas.

    Sedangkan di Masjid Nabawi/Madinah disediakan disediakan sepatu menyebar dan merata, di pinggir barisan, ditengah barisan (dekat pilar), sehingga jumlah rak mencapai ribuan jumlahnya jika dilihat dari nomor rak.

    Jangan lupa menghapal nomor rak sandal/sepatu, sandal hilang lebih dikarenakan lupa nomor rak.

  • Sabuk Haji yang ada dompetnya, bisa digunakan untuk menyimpan uang dan mengikat kain Ihram. Fungsi sabuk haji bisa juga digantikan dengan tas pinggang.
  • Kacamata hitam bila ada, dapat digunakan saat tour/ziarah karena suasana sinar matahari di siang hari sangat menyilaukan.
  • Baju Koko atau sejenisnya, disarankan warna putih/warna lembut, untuk digunakan saat ke Masjid dan ziarah/tour. (bawa disesuaikan dengan jumlah hari)
  • Celana bahan/kain, hindari celana jeans walau disana ada satu-dua orang yang memakainya, celana kain akan membuat bagasi lebih ringkas dibandingkan celana jeans karena ketebalannya. (bawa disesuaikan dengan jumlah hari)
  • Pakaian tidur (bebas, boleh kaus dan celana pendek, secukupnya saja).
  • Sarung (bisa digunakan juga sebagai selimut kalau dingin).
  • Pakaian dalam (bawa disesuaikan dengan jumlah hari).
  • Pelembab/Handbody (saat suasana terik membuat kulit kering, terutama sehabis mandi menggunakan sabun menyebabkan kulit kering).
  • Sweater/Jaket (boleh dibawa saat musim dingin, atau ketika sholat terutama di Masjid Nabawi menggunakan pendingin udara/AC).
  • Sajadah (bila diperlukan bawa yang tipis saja, seluruh areal Masjid telah dilengkapi Sajadah, datanglah ke Masjid setengah jam sebelum waktu adzan sholat dikumandangkan, terutama sholat Jumat sebisa mungkin satu jam sebelum adzan).
  • Perlengkapan mandi (pihak hotel biasanya telah menyediakan, namun bagi yang sekamar bertiga/berempat bisa jadi persediaan terbatas. Untuk mengantisipasi, bawalah Handuk, Sabun, Sikat Gigi, Pasta Gigi dan Shampo kemasan sachet.)
  • Handuk kecil (Untuk dibasahi dengan air lalu digunakan untuk menutup kepala ketika musim panas)
  • Kaos Kaki (digunakan ketika musim dingin/sholat di Masjid bila kedinginan tidak tahan AC).
  • Charger Handphone
  • Kamera Pocket dan Baterai Cadangan
  • Obat pribadi (Obat Batuk/Flu, Obat Sakit Perut/Diare, Balsem, Minyak Kayu Putih, Koyo untuk kaki pegal, dll).
  • Masker, digunakan bila peralihan musim/angin kencang digurun membawa butiran debu/pasir, atau digunakan bila Anda flu agar tidak menulari jemaah yang lain.


Perlengkapan pada Koper Besar / Bagasi
[PEREMPUAN]

Adapun perlengkapan yang harus dibawa untuk perempuan adalah sebagai berikut:

  • Bergo Seragam dari Travel
  • Gamis / Kemeja-Rok (Disarankan berwarna putih/lembut)
  • Mukena Atasan
  • Tas Sandal bila ada atau plastik kresek untuk membungkus sandal ke dalam Masjid.
  • Kacamata hitam bila ada, dapat digunakan saat tour/ziarah karena suasana sinar matahari di siang hari sangat menyilaukan.
  • Pakaian tidur (bebas, boleh daster, secukupnya saja).
  • Pakaian dalam (bawa disesuaikan dengan jumlah hari).
  • Pelembab/Handbody (saat suasana terik membuat kulit kering, terutama sehabis mandi menggunakan sabun menyebabkan kulit kering).
  • Sweater/Jaket (boleh dibawa saat musim dingin, atau ketika sholat terutama di Masjid Nabawi menggunakan pendingin udara/AC).
  • Sajadah (bila diperlukan bawa yang tipis saja, seluruh areal Masjid telah dilengkapi Sajadah, datanglah ke Masjid setengah jam sebelum waktu adzan sholat dikumandangkan).
  • Perlengkapan mandi (pihak hotel biasanya telah menyediakan, namun bagi yang sekamar bertiga/berempat bisa jadi persediaan terbatas. Untuk mengantisipasi, bawalah Handuk, Sabun, Sikat Gigi, Pasta Gigi dan Shampo kemasan sachet.)
  • Handuk kecil (Untuk dibasahi dengan air lalu digunakan untuk menutup kepala ketika musim panas)
  • Kaos Kaki (digunakan ketika musim dingin/sholat di Masjid bila kedinginan tidak tahan AC).
  • Charger Handphone
  • Kamera Pocket dan Baterai Cadangan
  • Obat pribadi (Obat Batuk/Flu, Obat Sakit Perut/Diare, Balsem, Minyak Kayu Putih, Koyo untuk kaki pegal, dll).
  • Masker, digunakan bila peralihan musim/angin kencang digurun membawa butiran debu/pasir, atau digunakan bila Anda flu agar tidak menulari jemaah yang lain.


Perlengkapan pada Koper Kecil / Cabin
Koper Kecil atau Tas Cabin dapat diisikan sebagai berikut:

  • Buku Do'a / Al Quran bila ingin membaca selama di perjalanan, jika tidak membawa Al Quran di Masjid sudah tersedia lebih dari cukup.
  • Handphone/Tablet/Laptop/Kamera, pastikan dalam kondisi mati selama berada di dalam pesawat.
  • Dompet berisikan uang tunai secukupnya.
  • Alat Shalat
  • Makanan ringan/Obat pribadi
  • Minuman saat menunggu di bandara (Cairan lebih dari 100ml tidak boleh dibawa saat penerbangan dari Indonesia ke Jeddah).
  • Sikat dan Pasta Gigi


Tips penting ala Maestro Intermezzo seputar pemberian tanda pada koper Anda.
Untuk menghindari kejadian koper tertukar/koper hilang, selain diberikan Nama/Alamat/Telepon pada bagian tempat identitas koper (seukuran kartu nama/kartu ATM), Anda dapat menambahkan ciri khusus pada koper. Seperti:
  • Penambahan pita atau kain perca pada bagian handle/pegangan koper,
  • Print Komputer bertuliskan nama lengkap dan nomor telepon yang dilaminating dan diikatkan ke handle/pegangan koper,
  • Foto ukuran postcard yang ditempel pada tas,
  • Anyaman tali tambang plastik mengelilingi koper.
  • Gantungan kunci unik ataupun ID Tag khusus koper.
  • Tali Ikat Koper tambahan / Luggage Strap yang memiliki kunci pengaman TSA.
  • Menulis nama pada sisi samping koper menggunakan Spidol warna Silver atau Gold.
  • Atau hal-hal lain yang bisa Anda lakukan sesuai keinginan.






Catatan:
  • Tarif Telepon dan SMS prabayar yang digunakan adalah tarif Umrah (bila ada) ataupun tarif International roaming yang bersumber dari website masing-masing provider pada tanggal 14 April 2013.
  • Kurs jual 1 SAR (Saudi Arabia Real) bulan Desember 2015 sekitar Rp.3.600,- sd Rp. Rp.3.70,- (tergantung money changer dan nominal penukaran). Bank Pemerintah maupun Swasta ada juga yang melayani penukaran uang asing.
  • Artikel ini masih banyak kekurangannya, apabila Anda memiliki tips maupun saran yang berkaitan dengan artikel ini, mohon dapat berbagi via komentar. Tips maupun saran Anda dapat bermanfaat bagi semua.

Kamis, 11 April 2013

SMS Penipuan Lowongan Kerja

SMS Penipuan banyak jenisnya. Dari minta kirim pulsa, kirim nomor rekening transfer bank, menang undian ulang tahun kartu seluler, rumah telah dijual sehingga kalau bayar kontrakan ke orang lain (bayar ke si penipu), dan ragam lainnya. Dan yang akhir-akhir ini sedang marak adalah SMS Penipuan Lowongan Kerja.

Kebetulan, kemarin (10/04/2013) saya menerima SMS dari nomor 082311039344 yang isinya sebagai berikut:

buka lowongan, PT Badak Natural Gas Liquefaction,- surat lamaran di kirim cv kerja - CV - fotocopy Ijazah terakhir, no tlp: ke (mail) recruitmen_karyawan@yahoo.com
 
Dan hari ini (11/04/2013) saya menerima SMS dari nomor 082311039379 yang berisi kurang lebih sama:
dibuka lowongan kerja di PT.badak lng(bontang)kaltim kirimkan riwayat hidup anda cv lamaran, fas foto 2x3/3x3: 3 lembar dan no tlp anda pendidikan sms/d2/d3/si/s2: ke(MAIL): recruitmen_karyawan@yahoo.com

Awalnya sempat tertarik untuk mengirim. Tetapi saya teringat bahwa beberapa waktu lalu teman memberi informasi ada lowongan kerja di FREEPORT maupun PERTAMINA, dengan isi kurang lebih sama.

PT. FREEPORT INDONESIA Menerima Karyawan 2013 Lulusan D3, D4, S2. L/P. Segera Kirim Daftar Riwayat Hidup. Pas fhoto 4X6 no. Hp. Kirim ke VIA Email: PTFI@dr.com

LOWKER PT. PERTAMINA (persero) Menerima karyawan(I), Lulusan D1,D2,D3,S1 & S2, Kirim Lamaran anda, email, Photo 4 x6, No. Tlp. E-mail ke : preckruit.pertamina@rocketmail.com


SMS DIATAS ADALAH PENIPUAN 
dan sudah menimbulkan banyak korban (baca artikel)


Agar tidak menjadi korban, saya memberikan beberapa tips yang saya ketahui:

1. TELITI
Persyaratan yang ditampilkan sangat umum. Tanpa batas usia. Tanpa pengalaman kerja. Berarti semua orang bisa mengirim lamaran. Sehingga kebayang dong berapa banyak surat lamaran yang bakal masuk untuk dikerjakan oleh bagian SDM atau Personalia? Kalau saya sebagai orang SDM atau Personalia, tentu saya akan melakukan syarat khusus agar mendapatkan kriteria yang sesuai dengan pekerjaan yang ditawarkan. Namun bagi penipu, hal ini berarti mengurangi jumlah calon korban yang akan mengirim "surat lamaran".

2. HATI-HATI
Data pribadi dan foto ternyata dikirimkan ke email gratis yang dapat dibuka oleh siapa saja, seperti di yahoo/gmail/sejenisnya. Setidaknya dikirimkan ke email corporate, misal jika lowongan untuk Pertamina, dikirimkan ke nama_email@pertamina.com. Jika lowongan di Freeport Indonesia, lowongan dikirimkan ke nama_email@ptfi.co.id).

Jikalau memang perusahaan kecil, bisa saja menggunakan email gratisan, setidaknya dalam pesan/iklan akan mencantumkan nomor telepon yang jelas untuk konfirmasi (fixed number/terdaftar di TELKOM, bisa di cek nomornya di 108).

3. WASPADA
Data pribadi dan foto dapat disalahgunakan. Ancaman bisa saja terjadi karena data pribadi sudah mereka miliki dan dapat mereka kembangkan lebih lanjut untuk membuat penipuan yang lebih canggih lagi. Cukup bermodalkan CV dan foto kita. Kalau si Penipu naksir foto Anda, setidaknya Anda akan diajak berkenalan :)

4. PENCEGAHAN 
Lakukan cek terlebih dahulu ke Perusahaan/Instansi yang bersangkutan melalui telepon ataupun website resmi. Tidak mungkin perusahan/instansimenyebarkan lowongan menggunakan SMS Blast dari nomor gratisan yang berantakan angka nomornya? Cuma penipuan yang bisa begini, maklum modal sekecil-kecilnya untung sebesar-bersarnya :) Bagi perusahaan besar, untuk SMS Blast dapat menggunakan SMS Broadcast yang dikenakan tarif tertentu, biasanya satu arah (kita menerima tapi tidak dapat membalas) dan yang tampil di HP adalah nomor 3 hingga 5 angka saja atau nama perusahaan. Biasanya yang sering menggunakan SMS Broadcast adalah Pihak Kartu Kredit untuk memberitahukan promo diskon Kartu Kredit ke nasabahnya (bukan penawaran pembuatan Kartu Kredit (KK) dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang juga marak itu).

Menurut saya, dari data lamaran yang masuk melaui email gratisan, penipu akan memilih orang yang mungkin dapat ditipu. Misalnya dicari yang tidak berpengalaman, kalau ada yang tidak berpendidikan atau berpendidikan serendah-rendahnya agar dapat dibohongi, atau orang yang sudah lama menganggur sehingga rasa ingin bekerja sangat tinggi. Target korban seperti ini lebih mudah untuk dimintai sejumlah dana, dan seterusnya dengan alasan proses seleksi penerimaan.

Silahkan disebarkan dan dibagikan dengan orang-orang terkasih Anda.

Atau mungkin ada yang ingin menambahkan tips menghindarkan diri dari SMS Penipuan Lowongan Kerja? Silahkan berkomentar dibawah. Demikian berbagi Informasi dan Tips dari Maestro Intermezzo sore ini.

 

Maestro Intermezzo by Agus Supriyanto © 2008-2010.